Author Archive: cerdas 1

Menelaah tipe-tipe diabetes melitus apa yang ada dalam tubuh

Sebelum kita menelaah tipe-tipe diabetes melitus apa yang ada dalam tubuh penderita, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan penyakit diabetes melitus itu sendiri. Diabetes melitus adalah suatu kondisi kelainan fungsi metabolisme dalam tubuh yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula dalam darah yang melebihi batas normal. Berdasarkan penyebabnya bisa kita bedakan berbagai macam tipe diabetes melitus.

Tipe-tipe diabetes melitus :

  • Diabetes melitus tipe 1

Diabates melitus tipe 1 adalah kondisi dimana pankreas tidak mampu mengeluarkan hormon insulin dalam tubuh atau bisa mengeluarkan insulin namun dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga tidak mampu bekerja secara optimal. Diabetes tipe 1 ini merupakan penyakit autoimun yang mana sangat dipengaruhi oleh faktor genetik atau bawaan. Penyebab pastinya belum ditemukan , akan tetapi hal ini banyak terjadi pada usia anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah. Untuk pengobatannya diabetes tipe 1 ini diperlukan suntikan insulin setiap hari ataupun pemakaian pompa insulin yang telah diatur dosisnya berdasarkan petunjuk dokter

  • Diabetes melitus tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 ini adalah suatu kondisi dimana biasanya jumlah insulin berada pada level standar akan tetapi tidak mampu berfungsi sempurna dalam mengolah gula. Sehingga terjadi penumpukan kadar glukosa. Pada umumnya biasa ditemukan pada penderita usia dewasa dengan pola hidup yang tidak sehat. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman manis adalah penyebab utama timbulnya penyakit tipe ini. Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol juga menjadi pemicunya. Selain itu kurangnya olah tubuh memperparah kondisi ini. Untuk pengobatan diabetes melitus tipe 2 biasanya yang perlu dilakukan adalah perubahan pola hidup sehat dan berbagai macam obat diabetes oral.

  • Diabetes melitus gestational

Diabetes melitus gestational adalah suatu kondisi dimana peningkatan gula dalam darah ditemukan pada saat kehamilan. Hal ini haruslah ditangani dengan segera oleh tenaga medis. Bila kondisi ini tidak mendapat penanganan yang tepat maka dapat jatuh pada kondisi diabetes melitus tipe 2. Pengobatan yang diperlukan adalah pemantauan kadar gula darah, pemantauan kondisi janin, olah raga teratur, disiplin dalam menjalankan pola diet sehat.

 

 

Autisme Menurut Dokter Spesialisnya

1. Autisme Menurut Dokter Spesialis Anak Autis

Autisme ialah suatu gangguan pertumbuhan pada pribadi yang menyebabkan pribadi tersebut merasakan sejumlah hambatan khususnya pada keterampilan sosialisasi, perilaku, serta komunikasi.

Dr Melly Budhiman SpKJ, seorang psikiatri anak mengaku ada sejumlah anak autis yang memang mesti ditolong dengan obat. Tujuannya untuk memicu pemahaman si anak sampai-sampai kemampuannya dapat timbul dan terapi pun dapat lebih cepat terserap.

Obat seringkali diberikan ke penderita autisme, agresif, dan susah tidur. Lalu, sebetulnya apakah hal yang dapat menyebabkan anak merasakan spectrum autisme ini?

Faktor yang menyebabkan anak bisa terkena autisme adalah lingkungan. Situasi lingkungan kini sudah kotor. Apabila seorang ibu ketika hamil tidak sedikit makan ikan laut yang berisi merkuri dan tersebut mengalir ke darah, kena ke janin dia telah teracuni dari kandungan.

Di samping itu, tidak sedikit polusi yang dapat menghasilkan timbal sehingga tidak sedikit anak-anak yang sesudah ia mencium timbal dari udara dia tidak dapat mengeluarkan lagi dan itu dapat merusak tubuh mereka.

2. Kenali Tanda Anak Autis

Adapun tanda-tanda fenomena autis dapat disaksikan dari tingkah laku anak :

• Tidak dapat memberikan kontak atau pandangan dan konsentrasi ke arah mata,
• Sering mengulang ucapan-ucapan yang sama,
• Tidak mengindikasikan minat guna bergaul dengan orang lain,
• Sering tertawa sendirian,
• Tidak merespon senyuman,
• Menghindari sentuhan fisik,
• Tenggelam pada dunia buatan sendiri,
• Suka pada hal-hal yang memunculkan cahaya, suara, serta gerakan,
• Tidak sensitif terhadap rasa sakit.

Ada cara untuk mengatasi autisme, salah satunya terapi dan pendidikan. Dokter spesialis anak, Hardiono D Pusponegoro berasumsi bahwa terapi dan pendidikan perlu dilakukan, tetapi tidak seluruh anak yang sudah menjalani terapi bisa langsung menghadapi ke kehidupan normal.

Ada pun anak autis yang sesudah terapi bisa langsung di sekolah negeri. Tetapi, ada pun yang memerlukan sekolah berkebutuhan khusus, sekolah peralihan, dan sekolah inklusi.

Ada cara lain untuk mengatasi autisme, yaitu dengan mengonsumsi obat. Ada beberapa obat anak autis autis yang bisa dicoba, seperti obat anti psikotik khusus anak yang mulai agresif. Agresif yang dimaksud adalah anak autis mengamuk dan mulai melukai diri sendiri. Perkembangan otak yang lamban pada anak autis bisa diatasi dengan mencoba mengonsumsi obat daya ingat yang mengandung ginkgo biloba.

Penanganan yang tepat akan mempercepat waktu penyembuhan anak autis. Orang tua tidak berputus asa untuk mencari metode yang cocok menyembuhkan anak.

Kardiomegali

Penyakit jantung tidak semata-mata merupakan penyakit tunggal yang memang adanya masalah dari dalam jantung. Namun penyakit jantung juga akibat dari penyakit lain yang di derita.

DOKTER – Gangguan kardiomegali adalah kondisi dimana jantung membesar karena hipertensi dan penyakit lainnya. Pembesaran jantung ini terjadi karena otot yang bekerja terlalu keras, sehingga mengalami penebalan. Kondisi seperti ini memicu darah tidak dapat di pompa secara efektif (Dapat memicu Gagal Jantung)

GEJALA KARDIOMEGALI

Gejala tidak selalu muncul. Sebagian penderita penyakit ini, akan diawali

dengan ringan yang terus ada selama bertahun-tahun. Bisa berupa napas yang sesak, gangguan pada denyut jantung, tubuh merasa sangat lelah, kenaikan berat badan secara tidak disadari, pembengkakan pada tungkai, dan kepala sering terasa sakit/ pusing.

 

PENYEBAB KARDIOMEGALI

Kardiomegali terjadi ketika jantung memompa darah dengan sangat keras yang mengakibatkan otot pada jantung rusak. Dan kerusakan dan peradangan ini membuat jantung menjadi lebih besar (membengkak).

Kondisi medis yang berpotensi menyebabkan kardiomegali adalah;

  • Jantung koroner (Aliran darah yang deras namun pembuluh darah menyempit bahkan tersubmat)
  • Gangguan katup jantung (Ketika katup jantung bermasalah dan darah yang di pompa sangat kuat, maka akan menyebabkan gangguan lainnya pada jantung)
  • Infeksi HIV
  • Anemia
  • Gangguan tiroid
  • Penyakit ginjal
  • Perikardium (Penumpukan cairan pada pembungkus jantung)
  • Hipertensi (Tekanan darah tinggi juga memacu kerja jantung lebih ekstra, 2 kali lipat)
  • Kondisi genetik atau bawaan.

DIAGNOSIS

Untuk mendiagnosis penyakit satu ini, dokter akan bertanya gejala yang dialami, mulai dokter akan melakukan pemeriksaan fisik (terutama pada bagian jantung) dengan cara melakukan perabaan dan mengetuk bagian jantung. Mendengarkan suara jantung lewat stetoskop juga tidak akan terlupakan.

Metode lain yang dapat dilakukan;

  • Rontgen. Melihat gambar jantung dan paru-paru secara jelas.
  • Dari aktivitas jantung, dokteer dapat menilai ukuran jantung, membesar atau tidak.
  • Sering disebut juga dengan USG ada jantung. Metode ini bertujuan mengetahui ketebalan otot, ukuran, kemampuan memompa jantung. Metode ini dilaukan dengan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran jantung.
  • Tes darah. Digunakan untuk menentukan penyebab, gagal jantung atau Hiv atau ganguan pada tiroid.
  • Kateterisasi Jantung. Mengenali apakah ada penyebab dari Jantung Koroner.
  • Biopsi jantung. Mengambil sample dari otot (sangat jarang dilakukan)

Imunoterapi Kanser

Imunoterapi Kanser

Imunoterapi Kanser ialah penyakit dampak pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang kembali menjadi sel baru . Dalam perkembangannya, sel-sel kanser bisa menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan gangguan fungsi tubuh yang serius, hingga kematian.

Kanser tidak jarang dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, sebenarnya tidak seluruh tumor adalah . Tumor adalah semua benjolan yang dianggap tidak normal. Tumor dipecah ke dalam 2 golongan, yakni tumor jinak dan tumor ganas yang merupakan kanser itu sendiri.

Umumnya sebelum kanser meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Bila telah ada keluhan atau gejala, seringkali penyakit kanser telah lanjut.

Imunoterapi Kanser

Gejala Kanser

Ada 7 fenomena kanser yang perlu diacuhkan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokterguna meyakinkan terdapat kanser atau tidaknya , yaitu:

  1. Waktu buang air besar atau kecil terdapat perubahan kelaziman atau gangguan.
  2. Alat pencernaan terganggu dan sulit menelan.
  3. Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh
  4. Terdapat benjolan (tumor).
  5. Tahi lalat yang membesar dan terasa begitu gatal.
  6. Keluarnya darah atau lendir yang abnormal
  7. Adanya koreng atau borok yang enggan sembuh-sembuh.

Imonoterapi Melawan

Sistem kekebalan tubuh anda terdiri dari sekian tidak sedikit organ tubuh, sel, dan zat kimia yang dapat menolong menyerang virus, bakteri, dan kuman penyebab infeksi dan penyakit. Ini karena sistem kekebalan tubuh sudah hafal zat-zat apa saja yang memang sudah seharusnya tinggal dalam tubuh Anda.

Imunoterapi guna melawan kanser memang belum disediakan di seluruh rumah sakit di dunia, tidak seperti kemoterapi atau radioterapi. Macam-macam jenis imunoterapi yang telah dianalisis dan diterapkan di negara-negara maju sebagai contoh Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.

Para pakar dalam bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan justru melihat adanya potensi yang menjanjikan dari masalah ini. Maka, dikembangkanlah imunoterapi untuk kanser sehingga sistem imun anda jadi lebih cepat mendeteksi pertumbuhan kanser dan bisa melawannya dengan lebih sistematis serta efektif.

 

Dari Serangan Jantung Koroner Hingga Gagal Jantung

Penyakit jantung mengacu ke semua gangguan yang terjadi di jantung. Namun, gangguan yang paling sering ditemukan ialah penyakit jantung koroner (PJK). PJK muncul ketika ada tumpukan zat lilin yang menempel di arteri koroner. Ketika sudah menumpuk bertahun-tahun, plak tersebut dapat pecah dan menimbulkan gumpalan darah.

Apabila kondisinya sudah parah, penyakit ini dapat menyebabkan serangan jantung. Selain tumpukan plak, PJK juga bisa disebabkan oleh penyempitan arteri koroner. Biasanya, kondisi ini muncul karena merokok atau menggunakan obat-obat terlarang.

Banyak hal yang bisa menyebabkan penyakit jantung. Namun, ada beberapa cara untuk mencegahnya muncul, yakni:

  1. Menghindari stress
  2. Menjaga berat badan
  3. Beralih ke pola makan sehat
  4. Teratur berolahraga
  5. Tidak merokok
  6. Membatasi konsumsi alkohol
  7. Rutin memeriksa kesehatan

Sebelum terlambat, lebih baik kita menjaga kesehatan jantung agar terhindari dari jantung koroner. Jika sudah terkena PJK, tentu kondisi kita tidak akan sebugar yang biasanya.

LP Gagal Jantung: Serba Serbi Mengenai Gagal Jantung

A. Gambaran Umum

Ketika penyakit jantung koroner sudah memburuk, seseorang bisa beresiko terkena gagal jantung. Gagal jantung sendiri merupakan kondisi otot jantung yang menjadi sangat lemah. Akibatnya, jantung tidak bisa memompa darah yang cukup ke tubuh.

B. Penyebab

Selain jantung koroner, gagal jantung juga bisa terjadi karena:

  • Kelainan otot jantung
  • Peradangan
  • Hipertensi
  • Gangguan aliran darah menuju jantung

C. Patofisiologi

Kegagalan jantung membuat perfoma jantung menurun sehingga oksigen tidak bisa dialirkan secara maksimal.

D. Gejala

  • Sesak nafas, terutama saat berbaring
  • Batuk
  • Berdebar-debar akibat peningkatan denyut nadi
  • Mudah lelah
  • Sianosis
  • Edema
  • Pembesaran hepar
  • Suara jantung melemah
  • Peningkatan intensitas buang air kecil di malam hari

E. Klasifikasi

Gagal jantung dapat dibedakan atas 4 macam, yakni:

  • Functional Class I (FC I): Muncul sesak pada saat melakukan aktivitas berat.
  • Functional Class II (FC II): Sesak muncul pada aktivitas sedang.
  • Functional Class III (FC III): Sesak pada aktivitas ringan.
  • Functional Class IV (FC IV): Rasa sesak pada aktivitas sangat ringan atau istirahat.

F. Pemeriksaan

Untuk mendiagnosa gagal jantung, diperlukan pemeriksaan yang menunjang. Diantaranya seperti pemeriksaan laboratorium, elektrokardiografi, dan foto rontgen thoraks.